Gudang kolonial 1908 yang kehilangan atap selama dua puluh tahun, dikembalikan sebagai ruang kerja bersama tanpa menyembunyikan satu pun bekas kerusakannya.
Bangunan datang kepada kami sebagai empat dinding bata dan langit terbuka. Vegetasi sudah tumbuh di dalam, dan lantainya sudah menjadi tanah lagi.
Strategi kami sederhana: bata lama tidak diplester, tidak dicat, dan tidak dilengkapi. Struktur baru — rangka baja dan lantai mezanin — berdiri bebas di dalam, tidak menyentuh dinding lama kecuali di enam titik ikat lateral.
Garis batas antara yang lama dan yang baru sengaja dibiarkan terbaca dari jarak lima meter. Pengunjung harus bisa tahu, tanpa dijelaskan, bagian mana yang berumur seratus tahun.
Galeri
Seluruh dokumentasi oleh Ratri Anindita.